Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket

Kamis, 08 Desember 2011

It's The Best Campaign Ever!

Ini kayanya salah deh promonya hehe...asli ringan banget
persyaratannya. Cuman ngajak 2 orang baru dan
si member baru tersebut order masing-masing 100 poin
saja maka yang ngajak bisa dapetin Jam Tangan dibawah ini GRATIS.
 
Aw..aw..awww
Yang ngga ngeliat ini adalah promo yang 'gila'
keliatannya rugi banget deh.
Dari kacamata bisnis promo ini nguntungin banget dan
mungkin merugikan Oriflame wkwkwkw ...
 
Mana member barunya juga bakalan terima 'Cash Back Uang Pendaftarannya' lagi.
Artinya biaya mendaftarnya yang 39.900 itu juga akan dikembalikan oleh
Oriflame kalau dalam 30 hari bergabungnya member tersebut, dia melakukan
order pertama sejumlah Rp. 175.000
 
Jadi untungnya berkali-kali lipet.

Tuh liat gambar jamnya...manis banget kan yaa... :)
Ayo buruan daftar disini --> www.bisniskubisnispintar.com
Dan segera kejar jam tangannya itu yah.
 
Buruan, ini kesempatan bagus banget.
Berlaku cuma sampai tgl 30 Des 2011.
Kesempatan buat capai level baru incaran saya.
Yup tul banget level Senior Manager (bonus perbulannya 4 - 7 jutaan)
 
Level incaran kamu yang mana?
Buruan ini bisa mendorongmu mendarat di level itu lho.
Jadi, tunggu apalagi...bergeraklah!
Kalau perlu berlari lebih kenceng, bukannya lari-lari kecil :)

Raih level incaranmu sekarang!

Do it now or you will lose.
Karena di C1 gak bakalan ada lagi offer se "GILA" ini.
Take it now!
And you will grow your network.
This is the best campaign ever Leaders..
"Cuman" rekrut 2 orang baruuuuu loh :p
 

Kamis, 01 Desember 2011

Surat Untuk Ibu...


Pagi jam 9.00 wib tiba dikantor, trus langsung buka milis dbcn_dahsyat, ada sebuah email masuk dari Mba Rinny Ekavianti isinya seperti ini:


Surat Untuk Ibu...

Ibuku sayang, aku mau cerita sama Ibu, tapi ceritanya pake surat ya... kan Ibu sibuk, capek, pulang sudah malam... 
kalo aku banyak ngomong, nanti Ibu marah-marah kayak kemarin, aku jadi takut dan nangis..
Kalo pake surat Ibu kan bisa sambil tiduran bacanya. 

Bu, boleh gak aku minta ganti Mbak? Mbak Jum suka galak...
Kalo aku gak mau makan, piringnya suka dibanting depan aku..
Kalo siang, aku... disuruh tidur, gak boleh main, padahal Mbak kerjanya cuma nonton sinetron aja...
Bukannya kata Ibu mbak itu untuk temenin aku main?
Aku pernah liat Mbak lagi ngobrol sama tukang roti diteras rumah, padahal kata Ibu kan gak boleh ada tukang-tukang yang masuk rumah khan? 
Kalo aku bilang gitu sama mba, mba marah banget dan katanya kalo aku ngadu ke Ibu, mba mau berhenti kerja...
Kalo mbak berhenti kerja nanti Ibu repot ya.. Ibu gak bisa kerja ya? Nanti gak ada yg jagain aku di rumah..?
Mbak gak diganti juga gak papa deh, tp Ibu bilangin ke mbak ya, jangan suka galak sama aku, jangan suka pukul aku.. 

Ibu, mulai tahun ini, Ulang Tahunku Ibu gak usah beli hadiah lagi. Ibu gak usah beli baju & mainan mahal lagi..
Uangnya Ibu tabung aja, nanti kalo tabungan Ibu udah banyak kan Ibu gak usah capek-capek kerja lagi...gak papa kok gak dapat mainan baru. 
Lebih asyik main sama Ibu.

Udah dulu ya bu, aku ngantuk.
Ibu jangan lupa makan, trus bobo. Kan besok pagi-pagi harus udah berangkat kerja. 

I Love You, Mom...
 
---

Kadang uang mengalahkan semuanya dengan dalih memenuhi kebutuhan hidup...
Tahukah anda, saat kita pensiun atau meninggal, perusahaan memiliki ratusan, bahkan ribuan orang untuk menggantikan kita...
Tapi sadarkah kita, tidak ada satupun yg bisa menggantikan kita di hati, pikiran, dan ingatan ANAK kita yg tercinta di rumah...
Saat waktu sudah berlalu, maka kita tidak punya kekuatan untuk membalikkan waktu lagi, kembali ke saat mereka membutuhkan kita untuk bermanja-manja..
Anak adalah milik TERINDAH yg kita punya.
Jagalah ia dengan cinta, sebelum Allah memintanya kembali
:);)

---


Membaca email tersebut benar-benar sangat menusuk hati nuraniku sebagai seorang Ibu, yg meninggalkan kedua anakku dari pagi hingga petang, hanya sekedar tuk mencari income tambahan .. hiks :(
Jadi semakin bulat tekad ku tuk resign dari kantor dan semakin besar pula keinginanku tuk sukses dibisnis Oriflame bersama d'BCN dalam meraih bonus perbulannya minimal sebesar 4 juta ... :). 

Dari surat diatas, aku dapat ambil 2 poin:
  1. Sudah sebandingkah besar gaji dari pekerjaan kita dengan waktu, tenaga dan pikiran saat meninggalkan anak-anak untuk bekerja diluar;
  2. Apakah keluarnya seorang ibu untuk bekerja, hanya untuk ambisi berlebihan bernama kemapanan atau memang kita sudah siap dan yakin anaknya terhandle dengan baik?.
Seorang ibu haruslah mandiri, termasuk secara finansial.  Akan tetapi ada yg lebih penting dari kemandirian finansial seorang ibu.  Anak-anak sebagai generasi penerus kita haruslah mendapat porsi yg utama.  Jangan sampai mereka kehilangan guru pertamanya, yaitu Ibu.  Boleh mencari uang asalkan pengasuhan anak tak terlalaikan.  Bahkan sebenarnya, seorang ibu rumah tangga jika dia sadar potensi dan terus mengasah diri dalam lingkup domestic dan lingkungan pun bisa meletakkan dasar untuk usahanya mandiri secara finansial jika sekiranya anak-anak sudah bisa dikondisikan untuk ditinggal/diajak bekerja.  Yaitu dengan aktif di perkumpulan orang tua di sekolah anak-anaknya misal, lalu memanfaatkan jaringan itu untuk berjualan atau berbisnis  (salah satu contohnya ini www.bisniskubisnispintar.com ).

Seorang ibu rumah tangga dengan segala kesibukan yg tiada hentinya, apalagi jika masih punya bayi dan balita hingga tak sempat bekerja mencari nafkah tidak lantas berarti sedang bergantung sepenuhnya secara finansial kepada suami. Matematika Tuhan, berbeda dengan matematika manusia. Nilai uang dan rejeki bisa berbeda tergantung sudut pandang kita.

Satu hal yang jelas pasti takkan terulang dan tak tergantikan adalah masa golden age yaitu periode emas perkembangan otak dan emosi anak. Uang sebanyak apapun tak kan bisa membeli waktu. Uang sebanyak apapun takkan bisa menggantikan kasih seorang ibu.

So, jika Anda seorang ayah, benarkah merasa perlu sekali dibantu istri mencari nafkah?.
Dan jika Anda seorang ibu, sudah luruskah motivasi bekerja itu serta sudah yakinkah buah hati kita, yang kita kandung dan lahirkan dengan susah payah dan mempertaruhkan nyawa berada di pengasuhan yang tepat? 
Hanya hati nurani kita yang bisa menjawabnya. ;)

Rabu, 30 November 2011

My Dream House :)

Ini sekedar catatan supaya aku mengingat apa yg aku impikan, biar nanti pas ada dananya gak bingung2 lagi dech, hehehe ...

Rumah Minimalis 200 M2 :

1 kamar tidur utama

3 kamar tidur anak

1 ruang tamu utama

1 ruang keluarga

1 ruang makan

1 ruang dapur

Halaman yg cukup untuk tempat bermain anak2 ku










Selasa, 22 November 2011

RAHASIA MEMBANGUN USAHA YG MENGHASILKAN INCOME BERKESINAMBUNGAN

Cara membangun usaha yangmenghasilkan income yang berkesinambungan setiap bulannya seperti saluran pipa yang mengalirkan airnya tanpa peduli siang dan malam, yaitu dengan cara NETWORK MARKETING, salah satunya Bisnis Oriflame bersama DBCN.

Coba dech baca kisah "Pablo and Bruno #Parable Of The Pipeline#" di bawah ini :)


Alkisah ada dua orang bersaudara bernama Pablo dan Bruno.  Mereka berdua adalah pribadi yang sama-sama mempunyai impian untuk menjadi orang yang kaya (sama seperti kita tentunya, hehehe).

Pada suatu hari, datanglah kesempatan kepada mereka berdua.  Kepala desa dimana mereka tinggal memutuskan untuk mempekerjakan Pablo dan Bruno untuk membawa air dari sungai diluar desa ke sebuah penampungan air di tengah desanya.  Keduanya masing-masing membawa dua buah ember dan segera menuju sungai untuk mengambil air. bekerja sebagai pembawa ember, mengangkut air yg dibutuhkan desa tempat tinggal mereka dengan imbalan sekian penny per ember.  Mereka membarter ember yg mereka bawa dan waktu untuk mendapatkan uang. 

Bruno sangat senang sekali dengan upah/gaji yang dia peroleh.  Telah terbayang di depan matanya berapa banyak ember yg mampu dia bawa, dan dia akan menjadi orang yg kaya dari pekerjaannya itu.
Namun tidak demikian dengan Pablo.  Rasa nyeri dipunggung dan lecet-lecet di kedua telapak tangannya membuat dia berpikir keras untuk menyiasatinya.  Ia berpikir bagaimana mengerjakan tugas tersebut dengan lebih efisien, dengan ide untuk membangun saluran pipa yang dapat mengalirkan air dari sumbernya ke tempat penampungan air di tengah desanya.

Keesokan paginya Pablo menyampaikan idenya ke kapada Bruno untuk membuat saluran pipa yang akan mengalirkan air ke tengah desa.  Daripada mondar-mandir membawa-bawa ember hanya untuk mendapatkan beberapa penny per hari, namun Bruno menolak mentah-mentah ide Pablo tersebut.  Bruno cukup puas dengan upah/gajiinya 1 penny dari setiap ember air yang mampu dia bawa.  Pablo tidak mudah berputus asa, dia sangat yakin akan impiannya dan memutuskan untuk mengerjakan proyek tersebut sendirian.

Akhirnya Pablo memutuskan untuk tetap membangun pipa tersebut.  Ia tetap bekerja mengangkut air, tapi ia menyisihkan waktu kerja dan akhir pekannya untuk membangun saluran pipanya.  Dia menyadari bahwa ini akan mengurangi penghasilan yang didapat dari mengangkut air, dia tahu betul bahwa perlu waktu setidaknya satu atau dua tahun agar saluran pipanya ini menghasilkan sesuatu yg berarti, namun ia tetap yakin impiannya akan terwujud.

Bruno sekarang telah menjadi orang kaya, hidup dengan nyaman bahkan cenderung mewah karena pekerjaan membawa ember ternyata memberikan penghasilan yg memadai.  Bruno dapat membeli rumah, kendaraan dan keperluan lainya, serta tak ketinggalan juga mentraktir teman-temannya minum di kedai kopi. 
Orang-orang didesa mulai untuk mengejek Pablo denga sebutan “manusia pipa” dan ejekan ini diperoleh Pablo setiap harinya.  Namun Pablo sangat yakin akan impiannya dan bertekad tidak mau menyerah dari impiannya.  Dia selalu mengingatkan dirinya sendiri bahwa cita-cita masa depan sesungguhnya dibangun berdasarkan pada perjuangan yang dilakukan hari ini. Dari hari menjadi minggu, dari minggu menjadi bulan bahkan akhirnya hitungan tahun, Pablo bekerja siang malam tak kenal lelah membangun saluran pipa.
Mula-mula hanya beberapa meter, kemudian menjadi ratusan meter hinga akhirnya puluhan kilometer saluran pipa Pablo mulai mendekati tempat penampungan air di tengah desa.  Ketika akhirnya pekerjaan itu rampung, seluruh desa menjadi senang karena mendapat pasokan air yang terus menerus dari saluran pipa tersebut, tak peduli siang atau malam.  Di lain sisi, dia memperhatikan tubuh Bruno yang semakin lama semakin membungkuk karena dia selalu membawa ember air lebih banyak untuk mendapatkan penghasilan tambahan dan tenaganya semakin berkurang dimakan waktu.  Bruno tampak menyeringai kesakitan dan langkahnya semakin lamban akibat bekerja keras dan banyak mengeluarkan tenaga setiap hari.  Jika tidak bekerja dia tidak akan mendapatkan penghasilan.

Keadaan mulai berbalik.  Akhirnya saat bahagia Pablo pun tiba. Saluran pipanya sudah selesai, dan pasokan air bersih secara tetap sudah bisa dialirkan ke penampungan desa.  Desa tersebut  tak lagi kuatir pasokan terhenti ketika pembawa ember sedang sakit atau berlibur.  Setelah saluran pipa itu selesai, Pablo sudah tidak perlu membawa-bawa ember karena airnya akan terus mengalir.  Dan dengan begitu semakin banyak pula uang yang mengalir ke kantong Pablo.

Dari cerita diatas dapat kita petik kesimpulan, bahwa kerja keras saja gak akan membuat impian kita terwujud secara maksimal.  Kerja keras memang perlu namun dengan dibarengi kerja cerdas, maka hasil kerja kita akan maksimal dan berlipat ganda.  Tentunya jangan lupa tuk dibarengi dengan DOA :).

Selasa, 15 November 2011

LC Seminar 12 - 13 Nov'11, Hotel Indonesia Kempinski

LC Seminar ini diperuntukkan untuk member yg pencapaian levelnya dari 9% ke atas. Harga tiketnya Rp 450.000 lumayan mahal tuk ukuran saya (hehehe), tapi tenang semua itu dibayar dari bonus Oriflame :).








... selesai LCS hari ke-2 mejeng dulu diatas panggung ...